Cileunyikidul's Blog

kami hadir untuk tumbuh

cerita membuat ktp


cerita membuat kartu tanda penduduk
pada tanggal 25 april 2011, saya berangkat ke kantor desa, sebelumnya saya minta surat pengantar dari RT yang ditanda tanggan oleh RW. setelah datang ke kantor desa, saya langsung memberikan surat pengantar dari RT tadi kepada orang yang bertugas di kantor desa. surat surat yang saya serahkan ditanda tanggani kemudian dikembalikan lagi kepada saya setelah saya memberikan uang 5000 rupiah per satu surat. saya ada empat surat yang harus di tanda tangan. jadi saya membayar20.000 rupiah.
setelah di kantor desa saya melanjutkan ke kantor kecamatan Cileunyi. dikantor kecamatan saya memberikan surat surat yang tadi. oleh petugas kecamatan saya diharuskan memiliki surat kematian. karena didalam KK yang sebelumnya ada anggota keluarga yang meninggal.
kembali lagi kekantor desa dan meminta surat kematian, lima ribu rupiah kembali saya keluarkan. Setelah mendapatkan surat kematian saya kembali kekantor kecamatan. Dan memberikan surat surat yang tadi saya bawa. Adapun surat surat tersebut adalah : KK, KTP asli, surat pengantar dari RT yang ditanda tangan RT yang bersangkutan dan RW. Formulir KTP dan Formulir KK.
Setelah membayar 50 ribu rupiah,( 3 KTP dan 1 KK ). Saya diberikan resi dan harus kembali tanggal 13 Mei 2011. Berarti itu 18 hari lamanya, atau petugas kecamatan bilang 14 hari kerja (penyebutan supaya petugas tidak dibilang lelet kerjanya). Padahal kalau dulu dengan membayar uang lebih, satu hari saja KTP sudah beres, sekarang 14 hari jam kerja. Waduuuuuh. Bagaimana urusan dengan bank, urusan dengan nganjuk motor, cicilan TV dan calon mertua yang kedua. Bisa gagal semuanya gara gara KTP telah. Padahal kesadaran penduduk untuk memiliki ktp sangat rendah. Ini dipersulit oleh pemerintah sendiri, jadina dua nana garelo. Amroji, amroji kau memang pantas subur di Indonesia.

story making identification cards
on 25 April 2011, I went to the village office, before I ask for a letter of introduction from the RT which signed by RW. after coming to the village office, I immediately gave a letter of introduction from the RT was to those who served in the village office. I submit a letter signed letter signed then returned to me after I give money 5000 rupiah per one letter. I have four letters to be in signature. so I 20.000 rupiah.
after I went to the village office district office Cileunyi. My district office provide a written letter earlier. by my district officers are required to have a death certificate. because in the previous families have a family member who died.
back again moved to the village and asked for a death certificate, five thousand dollars I spend again. After getting the letter back office to the death of my district. And provide a written letter which I had brought. The registration papers are: KK, the original ID card, letter of introduction from the RT which signed the relevant hand RT and RW. Form ID and Form KK.
After paying 50 thousand rupiah, (3 ID card and 1 HH). I was given a receipt and be back on May 13, 2011. Mean duration was 18 days, or district officials say 14 working days (so that staff are not spelled out any mention of slow work). However, if used by paying more money, one day alone ID card is ready, now 14-day working hours. Waduuuuuh. How to deal with the bank, the affairs with kredit motors, installment TV and prospective second-in-law. because could fail all have ID cards. Yet awareness of the population to have a very low ktp. This is compounded by the government itself, so two crazy. Amroji, amroji you deserve fertile in Indonesia.

2011/04/27 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: